Skip to main content

"kita"

kita adalah orang-orang yang sedang berjalan
berjalan di dalam barisan yang rapi

kamu di barisan terdepan , aku di tengah , dan adik-adik kita di belakang

kita sedang berjalan untuk membangunkan kemalasan di pojok-pojok perkotaan

kita berangkat dari kegelisahan kita bersama
mulai dari ngelawak di warung kopi
sampai bertengkar di forum diskusi

di sunyi malam ini aku sampaikan kepada kalian bahwa perjalanan panjang kita akan segera di mulai

kita akan menempuh terangnya siang
dan pekatnya kegelapan malam

dengan sebatang lilin ini kita akan menempuh gelapnya malam

dan lilin inilah yang akan menjadi sumber penunjuk kita

teman hari sudah hampir pagi lilin sudah habis terbakar dan mata ku mulai perih

mari kita yakinkan hati kita bahwa perjalanan ini adalah perjalanan yang suci



jogjakarta, 29 mei 2017
02:49 wib
paii_bento

Comments

Popular posts from this blog

Bayi bernama himaji (himpunan Mahasiswa Jambi)

Masih ingatkah kalian semua dengan pelajaran sejarah sewaktu di sekolah? SD, SMP, dan SMA/SMK/MA, apapun jurusannya, pastilah kita pernah membaca atau setidaknya pernah mendengar istilah “Sumpah Pemuda”. Sumpah pemuda yang selalu diperingati pada 28 Oktober bermula ketika pemuda Indonesia mulai “sadar” akan pentingnya persatuan. Kesadaran itu muncul atas kondisi, psikologi, dan harapan yang besar untuk bangsa ini. Kemudian berkumpullah pemuda dari Jong Java, Jong Batak, Jong Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Jong Ambon, dan lainnnya untuk merumuskan sebuah konsep Ideologis dengan nama SUMPAH PEMUDA. Mahbub Djunaidi, pengarang Novel “Dari Hari ke hari”, pernah mengungkapkan bahwa “Setolol-tololnya orang adalah mereka yang tak tahu apa itu sejarah dan sehina-hinanya orang adalah mereka yang memalsukan sejarah.” Mungkin saya sedikit “hina”, tetapi saya berusaha untuk tidak tolol seperti apa yang diungkapkan ole...

HIMAJI BE-LACAK

beberapa minggu yang lalu tepatnya pada tanggal 15-16 april 2017 himpunan mahasiswa jambi (himaji) uin su-ka yogyakarta melaksanan malam keakraban (makrab) dengan mengangkat tema HIMAJI BE-LACAK , ada apa di balik tema yang diangkat oleh himaji uin suka ini ? , setelah di telusuri ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan himaji uin su-ka mengangkat tema ini, yaitu dengan alasan bahwa saat ini lacak sendiri sedang buming-buming nya di kalangan kaum pemuda provinsi jambi dan juga himaji uin su-ka ingin memperkenalkan identitas budaya pemuda provinsi jambi di tanah jawa (yogyakarta), selain itu angota himaji uin su-ka juga lagi ngidam2nya sama lacak di karenakan tidak dapat memakai lacak secara langsung karena keterbatasan jaringan untuk ke provinsi jambi itu sendiri , setelah di rapatkan oleh semua jajaran yang ada di himaji maka di angkatlah tema makrabnya HIMAJI BE-LACAK guna untuk mengurangi rasa keinginan yang tak terbendung untuk memakai lacak. "angota himaji memang sengaj...