Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2017

pagi itu, aku dan palang kereta

pagi itu aku berbicara kepada pagi, pembicaraan yang sangat pendek itu dan di saksikan langsung oleh gerbong-gerbong kereta yang amat kelihatan keserakahannya, keserakahan gerbong kereta itu membuat aku jengkel dengan penjaga palangnya, sekan-akan tiada waktu lagi untuk memberi jalan kepada orang lain, dan aku juga bingung aku atau gerbong inikah yang serakah. saya tidak mau memikirkan itu karena sudah ada pagi yang senyum menyambut kehadiranku. aku langsung berbicara dengan pagi. Aku ; hai pagi !! apa kabar kamu hari ini ? apakah masih belum bisa cerah  tanpa sinar yang indah dari mentari pagi. pagi ; hahahhahah kamu sunguh sangat lucu aku tetaplah selalu tersenyum untuk menyambutmu. aku tahu kamu hari ini lagi jengkel ya sama gerbong kereta itu Aku ; koq kamu tahu sih, kamu mengikuti kegiatan aku ya. jangan-jangan kamu juga tahu kalau aku pagi ini ingin  menemui seseorang. Pagi ; hahah ya aku pasti tahulah, kan chatingan kamu  sama dia ...

Bungkam apatisme mahasiswa

"berikan aku sepuluh pemuda maka akan ku goncangan dunia tapi berikan aku100 orang tua maka akan aku cabut gunung Semeru dan akar-akarnya" Soekarno Saya rasa ini ungkapan sang proklamator yang sangat tepat untuk menjadi pembuka tulisan ini,  pada zaman yang serba elektronik ini generasi muda Indonesia di manjakan dengan berbagai macam gandjet ada yang gedjet versi positif dan ada versi negatif hal demikian tidak dapat kita hindarkan lagi karena negara kita sudah menerima pasar bebas jadi memang bebas semuanya serba bebas. Generasi elektronik ini tidak hanya merasuki pola pemikiran orang dewasa akan tetapi juga mempengaruhi terhadap anak-anak yang seharusnya belum layak untuk mengenal itu. Pemuda hari ini adalah pemimpin yang akan datang bagaimana mau menjadi seorang pemimpin jika kita hari ini tidak mau mengerti akan keadaan lingkungan sekitar kita, bahkan banyak generasi muda Indonesia hari ini yang tidak ingin tau (apatis) akan keadaan lingkungan sekitarnya, ruang-ruang...